RUBIAH, SURGA DIVING DUNIA

Teks dan foto oleh @andigultom

If you love diving, make sure Pulau Rubiah is on your destinations list!

Pulau Rubiah dari dermaga Iboih Inn.
Pulau Rubiah dari dermaga Iboih Inn.

Terletak di ujung pulau Sumatra Indonesia. Salah satu pulau terluar Indonesia yang berhadapan langsung dengan samudra Hindia. Pulau Rubiah tempat tinggal para penghuni laut, kepiting, anemon laut, clown fish, gurita, cumi-cumi, lion fish, rainbow fish, dan terumbu karang yang alami. Ibarat akuarium alami pulau ini memang layak diberikan lima bintang untuk biota lautnya. Itulah alasan mengapa para diver dari seluruh penjuru dunia menjadikannya salah satu  destinasi selam dan wisata bawah air. Dan… saya mengaminkannya, saya menyaksikan sendiri betapa tempat ini memanglah  sebuah ‘surga’.

Berfoto sejenak untuk oleh-oleh pulang.
Berfoto sejenak untuk oleh-oleh pulang.

Perjalanan kami dimulai. Saya, dan teman traveling saya, Eka Dalanta berangkat dari Medan untuk menikmati pesona Serambi Mekah, Nangroe Aceh Darussalam. Tujuan kami tentunya Sabang. Dibutuhkan sekitar 12 jam untuk mendapatkan Banda Aceh melalui jalan darat dari Medan. Sebuah perjalanan terkantuk-kantuk dan menghabiskan semalaman di dalam bus. Tapi perjalanan itu akan selalu menyenangkan jika dinikmati.

Anda ingin ke Pulau Rubiah? Maka anda harus melewati Banda Aceh terlebih dahulu. Sebenarnya banyak akses untuk menuju tempat ini. Salah satunya jalur darat, ada juga jalur udara dengan penerbangan Medan-Sabang atau Medan-Banda Aceh. Dari Banda Aceh menuju Pulau Rubiah anda harus menumpang salah satu ferry dari pelabuhan Ulee Lheue. Ada ferry penumpang dan ada ferry kendaraan, waktu tempuhnya kira-kira 45 menit naik ferry penumpang dan sekitar 2 jam naik ferry kendaraan. Dari Ulee Lheue Banda Aceh anda akan diantarkan langsung ke pelabuhan Balohan, Sabang.

Sepeda motor adalah kendaraan lazim yang digunakan wisatawan apabila berkunjung ke Sabang. Kami pun melakukan hal yang sama. Mengendarai sepeda motor yang kami sewa di pusat kota Sabang, seharga Rp. 150 ribu perhari (tidak termasuk bahan bakar) kami bergerak menuju Iboih. Untuk mendapatkan Pulau Rubiah anda terlebih dahulu harus menuju desa Iboih, karena dari daerah iniah akses utama menuju Rubiah. Kira-kira setengah jam perjalanan dari pusat kota Sabang. Perjalanan menuju Iboih adalah perjalanan menikmati pemandangan hijau sepanjang kiri kanan jalan dan udara segar yang bikin paru-paru sesak bahagia.

Lihat!! Di depan itu adalah pulau Rubiah.
Pulau Rubiah: View dari Iboih Inn

Kami menginap di salah satu resort yang ada di Iboih, namanya Iboih Inn. Salah satu tempat terbaik menikmati pemandangan laut. Berhadapan langsung dengan samudra dan dihadapkan langsung oleh Pulau Rubiah. Disarankan melakukan kegiatan diving di pagi hari karena air laut masih dalam kondisi jernih dan panas matahari belum terlalu terik pada jam-jam ini.

Kenapa harus ke desa Iboih? Karena jarak terdekat menuju Pulau Rubiah adalah melalui tempat ini. Hanya sekitar sepuluh menit naik boat mesin Anda sudah berada di Pulau Rubiah. Pulau Rubiah merupakan pulau terdekat yang ada si sekitar Pulau Weh Nangroe Aceh Darussalam. Pulau kecil dengan berjuta biota lautnya.

Aneka ikan cantik di pulau Rubiah.
Aneka ikan cantik di pulau Rubiah.

Pagi itu kami merencanakan menuju Pulau Rubiah. Menaiki boat mesin, dengan tarif ongkos 15 ribu/orang. Di Rubiah anda akan disambut oleh seorang guide yang dengan setia akan menemani menunjukkan spot-spot terindah bawah laut  Rubiah. Dan petualangan kami pun dimulai. Anwar, guide lokal yang sudah terbiasa dengan kehidupan air, bisa dikatakan hari-harinya lebih banyak dihabiskan di bawah laut ketika banyak pengunjung menyambut kami dengan gaya khas Acehnya.

10009752_10203310071371379_1292270006_n
Bermain dengan ikan

Langsung saja, kami tidak butuh waktu lama untuk menuju salah satu spot penyelaman. Dan luar biasa, pemandangan bawah laut terpapar tanpa celah di hadapan kami. Awalnya memang sedikit gamang karena merupakan pengalaman pertama. Dan… for your information, menyelam di dalam air dan melihat ke dasar laut yang dalam, bagi pemilik fobia ketinggian, rasanya sama dengan menatap ke bawah dari ketinggian sekian meter. Sama mendebarkannya. Tapi, seperti kata Anwar, yang terpenting adalah jangan panik. Itulah langkah pertama yang saya lakukan.

Bertandang ke rumah Nemo (Clown fish)
Bertandang ke rumah Nemo (Clown fish)

Rubiah, pulau kecil ini, pulau pemilik air jernih, biota laut langka, dan pemanja mata yang tiada jemu. Itulah yang kami dapatkan ketika memulai penyelaman. Secara khusus bagi saya yang belum memiliki pengalaman menyelam sangat takjub dengan apa yang saya lihat. Biasanya Lion Fish, Clown Fish (Nemo), Anemon Laut, Barracuda, rainbow fish  yang hanya bisa dinikmati dari layar televisi kini ada di hadapan saya tanpa jarak, mau menyentuh, mau foto Anda bisa melakukannya!! It’s an unforgettable experience. Tapi tetap hati-hati dengan ikan-ikan dan karang beracun. Jangan sembarangan. Taatlah kepada pemandu Anda, karena bisa saja yang terlihat indah tersebut menyengat dan membahayakan tangan.

Lion fish. Termasuk ikan yang sangat jarang ditemui.
Lion fish. Termasuk ikan yang sangat jarang ditemui.

Nah, selain keindahan pantai-pantainya yang bisa dieksplorasi di sekeliling pulau, kami juga berkeliling pulau, melihat peninggalan dari sebuah karantina haji pada masa lalu. Pulau kecil ini punya sekelumit cerita penting. (kemanaaja.com/ag)

Nemo si ikan badut
Nemo si ikan badut

How to get there

  • Untuk menuju Pulau Rubiah anda harus melalui Banda Aceh-Sabang-Desa Iboh-Pulau Rubiah
  • Dari Medan kira-kira 12 jam perjalanan darat ke Banda Aceh.
  • Dari Banda Aceh menaiki ferry  menuju Sabang. Kapal cepat sekitar 45 menit dan kapal besar sekitar 2 jam dan dari Sabang naik sepeda motor ke Iboih sekitar 30 menit.
Boxer shrimp (udang petinju) siapa berani?
Boxer shrimp (udang petinju) siapa berani?

What to wear/bring

  • Karena Pulau Rubiah adalah daerah tropis, dan cenderung  panas, disarankan membawa lotion sunblock agar kulit tidak terbakar.
  • Untuk mengabadikan momen penyelaman anda, baiknya membawa kamera underwater, kalaupun tidak punya bisa disewa di tempat Anda menginap (150ribu/4jam)
  • Demi menjaga barang-barang berharga anda dari air disarankan membawa dry pack atau dry bag. Karena rentan terkena air.
Anemone laut. rumahnya para Clowl fish (Nemo)
Anemone laut. rumahnya para Clowl fish (Nemo)

Need to try

  • Pulau Rubiah terkenal dengan sate guritanya. Tidak ada salahnya bagi Anda yang sudah berada di tempat ini untuk mencoba salah satu kuliner khas dari pulau ini.

When to go

  • Bagi Anda yang menyukai fotografi dan ingin mendapatkan hasil foto terbaik waktu yang tepat untuk berkunjung adalah antara bulan 6 sampai bulan 8 tiap tahunnya karena cuaca sangat cerah pada bulan-bulan ini.

 

3 thoughts on “RUBIAH, SURGA DIVING DUNIA”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *