“Pernak-pernik” Traveling, Kecil Tapi Penting!!

Teks oleh Eka Rehulin @ekarehulin

 

Atas nama pencinta perjalanan, persiapkan diri saat akan “menggelandang”.

MEMILIH DESTINASI

Pilihan tempat ini bisa karena memang ambisi pribadi dan bisa juga karena ajakan teman. Kalau dengan teman, pilihlah teman yang tidak suka membandingkan tempat tujuan dengan rumahnya. He-he-he… Apapun itu, carilah dahulu informasi yang banyak soal tempat tujuan baik dari internet, buku, print magazine, mau pun dari orang lain. Tapi percayalah, jangan terlalu menelan bulat-bulat pengalaman perjalanan orang lain karena jalan-jalan itu sangat bersifat personal. Tiap orang akan punya pengalaman yang berbeda. So, ciptakan kenyamanan perjalanan kamu sendiri.

Because you belong everywhere...
Because you belong everywhere…

1. Rencanakan apa yang mau kamu lakukan di sana

Ini penting banget biar nggak mati gaya dan buang-buang waktu. Apakah mau shopping atau trekking atau mau chill out. Itu kamu yang tentukan, jangan sampai kolaps dan kehabisan tenaga. Faktor kayak cuaca, waktu dan dana yang tersedia, plus kondisi tubuh perlu kamu pertimbangkan.

2. Tentukan rute, akomodasi, dan transportasi yang mau dipakai

Kelihatannya emang simple banget tapi penting untuk mengatur perpindahan kamu dari satu tempat ke tempat lain. Apalagi kalau rencananya mau keliling beberapa kota bahkan negara misalnya. Jangan ragu menggunakan transport lokal bahkan perahu sekalipun. Kamu ‘kan perlu mencoba segala hal. Tentukan juga itinerary sendiri.

3. Cek Travel Dokumen

Pelajari juga dong apa kamu butuh paspor baru atau visa. Oh ya, sebaiknya urus paspor baru kamu sebelum 6 bulan masa berlakunya habis. Antisipasi kami nggak diijinin masuk negara tujuan tertentu. Beberapa negara di Asia bahkan mensyaratkan paspor minimal berumur 3 bulan, untuk yang 6 bulan biasa berlaku di negara-negara Amerika dan Eropa. Nah untuk negara Asean seperti Laos dan Kamboja, negara ini tetap meminta visa bagi orang Indonesia. Visa bisa diperoleh secara online atau di arrival (biasa di bandara/pintu masuk utama) atau di kedutaaan negara bersangkutan.

4. Tentang penginapan

Untuk backpacker yang berpedoman bahwa bumi adalah rumah dan langit adalah atapnya, memang ini nggak bakalan jadi masalah penting. Walaupun begitu kamu nggak usah khawatir, di negara-negara yang udah jadi tujuan wisata, biasanya banyak berjejer hostel, guesthouse, dan hotel kelas melati (bukan hotel plus-plus) yang bisa kamu tumpangi. Di negara-negara kayak Thailand dan Kamboja penginapan dan hostelnya murah kok, nggak sampai Rp. 100 ribu. Ada banyak hostel yang bisa dishare untuk sekitar 8-12 orang. Mesikpun murah, kebersihan dan pelayanannya terjamin baik.

5. Jangan abaikan, be prepare for the unexpected !

Jangan berharap terlalu besar terhadap sebuah perjalanan. Itu cara terbaik menikmati kegiatan “menggelandang”. Nikmati apa adanya, pelajari kehidupan lokal, kenali budaya dan bahasa setempat. Hal yang kurang menyenangkan dalam perjalananpun jangan membuat mengeluh dan tidak menikmati perjalanan. Yang rugi diri sendiri lho.

Where ever you go, please enjoy!
Where ever you go, please enjoy!

 

TRUST ME, IT WORKS!!
  • Copy Your Identity. Semoga nggak terjadi sama kamu, tapi penting untuk melakukan ini. Untuk berjaga-jaga kalau-kalau terjadi kehilangan dokumen dalam perjalanan, sebaiknya back up halaman paspor atau visa. Selain menyimpannya dalam bentuk hardcopy, baiknya simpan juga secara virtual di web atau email pribadi agar bisa diunduh di mana pun kamu berada. Simpan file dalam ukuran yang bisa di-print dengan jelas. Ingat, jangan menaruh halaman paspor di web yang setiap orang di dunia bisa melihat. Terutama di halaman yang ada bar chart (kode di bawah detail nama). Ingat lho, kejahatan dengan pencurian identitas banyak terjadi.
  • Seorang teman saya berpendapat sebaiknya jangan lebih dari 3 hari di satu tempat karena akan menimbulkan kebosanan
  • Baiknya bawa uang dalam bentuk $ US karena nilai tukarnya akan lebih tinggi di negara tujuan dan perbedaan nilai tukar itu sangat berarti bagi seorang traveler. Kecuali ringgit Malaysia, baiknya tukarkan di Indonesia.
  • Jangan lupa bawa kartu kredit. Itu lebih baik dari pada travel cek karena nilainya bisa sangat rendah.
  • Meletakkan paspor di kamar hotel atau hostel jauh lebih aman ketimbang di bawa-bawa ke mana-mana. Bawalah copy-annya saja.
  • Untuk muslim, bila keliling Indocina sebaiknya hindari makanan mengandung daging. Soalnya susah menemukan makanan tanpa pork. Apalagi terkadang komunikasi bahasa Inggris di suatu negara tetentu itu sulit sekali dilakukan. Kecuali kamu tidak terlalu khawatir dengan itu.
  • Jangan terlihat seperti orang asing yang serba nggak tahu apa-apa. Biar aman aja.
  • Agar terhindar dari pencopetan, buang kebiasaan buruk menyimpan barang berharga di saku bagian belakang. Kamu sering ‘kan seperti itu?
  • Bawa uang secukupnya saja di saku baju depan. Dengan berada di saku depan, uang lebih mudah diawasi. Akan lebih baik lagi saku ini punya tutup, saku dalam, atau pakai jaket sekalian.
  • Simpan barang-barang berharga di dalam tas tangan (daypack).  Tas tangan kamu sebaiknya pilih yang berlapis-lapis.  Kalaupun pencopet memakai pisau untuk mengoyak tas, lapisan terdalam masih tetap aman. Kalau ukuran tas ransel kamu nggak terlalu besar, tas bisa digendong di depan.
  • Banyak daerah tujuan wisata low season itu di bulan Januari, Februari, Maret, dan April. Jadi… biaya travelling di bulan-bulan ini jauh lebih miring. Silahkan buktikan sendiri!
Jangan lupa bawa peta atau buku panduan perjalanan
Jangan lupa bawa peta atau buku panduan perjalanan
MUST HAVE ITEMS!

Saat travelling apa saja sih barang-barang yang nggak boleh lupa dibawa?

  • Dokumen-dokumen penting jangan lupa!
  • Perlu bawa tas kecil, yang berisi obat-obatan, vitamin C, dan aman menyimpan semua dokumen plus uang.
  • Dilarang lupa bawa peta! Penting sekali loh. Kalau perlu, kamu juga bisa bawa travel guide kayak lonely planet.
  • Berhubung ini zaman teknologi, hand phone dan smart phone akan sangat memudahkan kamu untuk memperoleh informasi.
  • Kamera. Kalau kamu bukan orang yang konsen dengan kesempurnaan foto, pilihlah kamera yang nyaman dibawa namun memenuhi kebutuhan. Daftarkan juga barang elektronik yang kamu bawa dalam perjalanan ke luar negeri di bagian bea cukai keberangkatan di bandara. Ini supaya waktu kembali ke tanah air, barang-barang elektronik yang kamu bawa nggak dikenakan biaya masuk dan pajak. Biaya pendaftaran ini gratis kok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *