15 Reasons Why You Should Go To Tangkahan!!

Teks oleh Eka Dalanta @EkaDalanta

Foto oleh Andi Gultom @andigultom 

In the beauty of nature lies the spirit of hope. ~Un Known

_IMG_0515

Dalam keindahan alam hutan tropis ada jutaan kehidupan termasuk semangat dan gairah baru yang lahir sehabis menikmati liburan di sana. Tangkahan, sebuah destinasi wisata menarik yang berada di Sumatera Utara adalah salah satu keindahan alam hutan tropis yang luar biasa. Berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Kabupaten Langkat, dearah ekowisata ini adalah daerah ekowisata yang unik. Dikelola oleh masyarakat yang dulunya perambah hutan menjadi masyarakat yang sekarang aktif terlibat dalam pelestarian lingkungan dan menjaga daerah ekowisata Tangkahan. So, why you should go to Tangkahan?

Jembatan gantung yang menghubungkan kita ke guest house yang tenang
Jembatan gantung yang menghubungkan kita ke guest house yang tenang
Elephants Troop
Elephants Troop

1. Ecotourism

_IMG_0445
Sinar matahari yang menembus dedaunan…

Iya… berwisata di tempat ini kita bisa menikmati sebuah perjalanan tanpa was-was pada kerusakan fatal terhadap lingkungan. Masyarakat pengelolanya sudah memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan. Beberapa kali ke tempat ini, kami menyaksikan sendiri masyarakat yang bertugas bergantian mengumpulkan sampah-sampah yang di sekitaran sungai. Bentuk-bentuk perambahan hutan juga sudah sangat dihindarkan.

Living in the moment...
Living in the moment…
The sneaking river
The sneaking river

2. Clean Water

Di kelilingi oleh hutan tropis dengan aneka tetumbuhan membuat serapan air di sekitar hutan ini menjadi baik. Aliran air sungai yang jernih dan sejuk akan sangat memanjakan dan menggoda untuk bermain air. Berenang-renang sambil menikmati suara alam adalah sebuah kemewahan ketenangan jiwa. Air terjun-air terjun kecil yang ada di beberapa titik membuat tempat ini semakin menarik.

Air terjun yang mengalir cantik di dalam hutan
Air terjun yang mengalir cantik di dalam hutan

 

3. Natural Forest

Berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) ditambah dengan kesadaran masyarakat sekitar akan pentingnya menjaga lingkungan membuat hutan yang ada di kawasan ini terjaga dengan baik. Tipikal hutan tropis yang masih terjaga baik bisa kita temukan di sini.

_IMG_0461
Ranting pepohonan hijau
Selara-selara dan tanah lembab yang nyaman bagi aneka hewan tropis
Selara-selara dan tanah lembab yang nyaman bagi aneka hewan tropis

 

Semua yang dari alam kembali kepada alam
Semua yang dari alam kembali kepada alam

 

4. Fresh Air

Di tempat ini bebaskan paru-paru menghirup udara yang segar dan bersih. Udara yang dingin masuk melalui hidung bisa kita rasakan di pagi hari. Pokoknya segar sekali….

Langit yang biru, pepohonan hijau, dan udara segar
Langit yang biru, pepohonan hijau, dan udara segar
Dimana-mana hijau... hijau yang cantik dan teduh
Dimana-mana hijau… hijau yang cantik dan teduh

 

5. Jungle Trekking

Berjalan menyusuri hutan tropis menjadi paket wisata yang ditawarkan oleh para local tourist guide di tempat ini. Tidak akan rugi karena dengan budget sekitar Rp. 250.000 (harga yang berlaku untuk turis lokal) kita sudah mendapatkan paket ikutan dalam kegiatan memandikan gajah di pagi hari, trekking ke dalam hutan selama dua jam, menikmati pemandangan cantik di sungai kupu-kupu, makan siang ala-ala jungle, tubbing dan bermain air di Air Terjun Gelugur. Semuanya sudah dalam satu paket. Untuk bisa menikmati semua paket tersebut, sebaiknya kegiatan dimulaikan dari pagi hari.

Hutan yang 'gemuk'
Hutan yang ‘gemuk’
Bumi, air, semesta, dan kita...
Bumi, air, semesta, dan kita…

6. Keramahan Guide dan Masyarakat Lokalnya

Saya sangat nyaman dengan pemandu wisata di tempat ini yang sangat ramah dan menghormati tiap wisatawan yang datang. Bahkan masyarakat lokalnya juga ramah dan tak pelit memberikan senyum. Keramahan yang sungguh memberikan kenyamanan. Tidak di semua tempat wisata saya menemukan keramahan seperti ini. Tutur bahasa mereka juga lembut dan no tipu-tipu… He-he-he…

Saya, Andi, Vindya, dan dua pemandu lokal (Mapin dan Jempol) sehabis tubbing dan menikmati buah-buahan dari perkampungan yang kami lewati dalam perjalanan kembali ke penginapan... Oh iya yang motoin ini Kak Windy... :D
Saya, Andi, Vindya, dan dua pemandu lokal (Mapin dan Jempol) sehabis tubbing dan menikmati buah-buahan dari perkampungan yang kami lewati dalam perjalanan kembali ke penginapan… Oh iya yang motoin ini Kak Windy… 😀

 

7. Jauh dari Berisik

Siapa bilang di tempat cantik seperti ini tidak boleh hanya ingin bermalas-malasan dan duduk santai? Tapi sebaiknya itu dilakukan kalau kamu sudah pernah menyusuri keindahan hutannya dan melakukan berbagai aktivitas menarik lainnya di tempat ini. Sayang dong kalau sudah ke Tangkahan tapi cuma untuk tidur saja. He-he-he….

The sounds of nature...
The sounds of nature…

Nah, untuk beristirahat dan bersantai serta jauh dari keberisikan, tempat ini sangat nyaman. Jauh ke dalam perkampungan di pinggir hutan dengan jarak tempuh sekitar 5-6 jam dari kota Medan, dengan jalanan yang juga tidak terlalu mulus untuk di akses, ketenangan setelah tiba rasanya sangat membayar lunas perjalanan.

 

8. Tidak Mahal

Mega Inn, tempat kami menginap
Mega Inn, tempat kami menginap

Liburan ke tempat ini cenderung tidak mahal. Coba saya paparkan biaya yang kira-kira akan dikeluarkan bila berlibur ke tempat ini. Bila menumpang kendaraan umum Pembangunan Semesta yang dimulai dari Pinang Baris atau Kampung Lalang, ongkos yang dikeluarkan untuk per-orangnya Rp. 25.000. Setibanya di Tangkahan, akan dikenakan biaya Rp. 5000 untuk perawatan jembatan gantung. Biaya penginapan per harinya Rp. 80.000-Rp. 100.000 yang bisa di-sharing berdua. Untuk biaya makan, pintar-pintarlah mengatur sehemat mungkin, kan udah besar. He-he-he… Tarolah budget sekali makan Rp. 40.000. Untuk turis lokal, memandikan gajah, trekking dua jam ke dalam hutan, singgah di Sungai Kupu-kupu, makan siang, menikmati Hot Spring di sungai, melihat air terjun kecil, tubbing, dan singgah ke Air Terjun Gelugur biaya per orangnya sekitar Rp. 250.000. Jadi bila menginap di Tangkahan untuk 3 hari 2 malam, budget per orangnya sekitar Rp. 500.000. Worth it banget dong dengan semua fasilitas dan aktivitas yang udah didapat…

9. Aneka Tumbuhan dan Hewan Tropis yang Unik

Trekking-lah ke  dalam hutan dan silahkan takjub dengan berbagai hewan dan aneka tumbuhan serta buah-buahan unik di dalam hutan. Kekayaan alam yang pasti juga sangat memperkaya jiwa.

Kera ekor panjang yang melompat dengan lincah dari satu pohon ke pohon lain
Kera ekor panjang yang melompat dengan lincah dari satu pohon ke pohon lain
Bunga cantik yang menarik perhatian
Bunga cantik yang menarik perhatian
Buah rambe, sebangsa buah duku dan langsat.
Buah rambe, sebangsa buah duku dan langsat.

 

Pakis-pakisan (mungkin)
Pakis-pakisan (mungkin)

 

This is beautiful? Indeed!
This is beautiful? Indeed!
Jamur di batang pohon
Jamur di batang pohon

 

Buah-buahan hutan, rasanya pahit sepat dengan sedikit rasa asam.
Buah-buahan hutan, rasanya pahit sepat dengan sedikit rasa asam.

 

10. Elephant Washing

Selain hutannya yang kaya, gajah adalah daya tarik terbesar dari Tangkahan. Konservasi gajah yang dilakukan di tempat ini membuat namanya tersohor. Seperti kita ketahui, gajah adalah satwa langka yang dilindungi. Di Tangkahan, paket memandikan gajah adalah paket wisata yang paling digandrungi. Tak pernah sepi dan selalu ramai oleh puluhan wisatawan asing dan lokal (terutama asing). Jadwal memandikan gajah selalu di pagi dan sore hari. Di pagi hari sekitar jam 9 dan sore hari sekitar jam 3. Tanyakanlah informasinya kepada guide untuk memastikan jadwalnya. Harga untuk turis lokal dan asing berbeda lho. Rp. 50.000 untuk turis lokal dan Rp. 100.000 untuk turis asing. Harganya ini sudah ditetapkan menjadi harga paket wisata yang tidak bisa dimain-mainkan oleh para pemandu wisata di tempat ini.

Elephant washing...
Elephant washing…

 

Perkenalkan... Inilah eek gajah. Ehehehe
Perkenalkan… Inilah eek gajah. Ehehehe

 

Habis mandiin gajah, giliran  wisatawan yang dimandiin gajah. Seru....
Habis mandiin gajah, giliran wisatawan yang dimandiin gajah. Seru….

Kissing with elephant
Kissing with elephant

11. Elephant Trekking

Selain aktivitas memandikan gajah, kamu bisa juga trekking dengan gajah ke dalam hutan. Di tempat ini gajah diajak dan digunakan sebagai tim patroli hutan Tangkahan. Jadi sembari berjalan-jalan bersama gajah kamu bisa menikmati hutan hujan Tangkahan. Harga paket ini sekitar Rp. 650.000 untuk turis asing dan Rp. 550.000-Rp. 600.000 untuk turis lokal. Lamanya trekking ke dalam hutan sekitar 3 jam.

Saya bahagia menemukan mata bahagia gajah-gajah di tempat ini.
Saya bahagia menemukan mata bahagia gajah-gajah di tempat ini.

 

Persaudaraan gajah
Persaudaraan gajah

 

12. Tubbing

Menyusuri aliran sungai sambil duduk santai dengan pantat menempel pada ban-ban bekas sementara kaki menjuntai menekuk menyentuh air yang dingin, mata menegadah menatap langit yang jernih, udara segar, dan punggung terkena air dingin. Kalian pasti bisa membayangkan kenikmatan bersantai seperti ini.  Menyusuri Sei Buluh, kita terbawa arus… Bersama pemandu lokal yang berpengalaman, kegiatan ini dipastikan aman, bahkan untuk yang tidak terlalu pandai berenang.

Kami terbawa arus dan menikmati duduk santai di atas ban bekas yang sudah dirajut menjadi perahu.
Kami terbawa arus dan menikmati duduk santai di atas ban bekas yang sudah dirajut menjadi perahu. Foto selfie ini…

13. Pantai Kupu-kupu

Ratusan kupu-kupu? Iya… ratusan kupu-kupu berterbangan di pinggiran sungai ini. Tapi itu kalau kamu beruntung. Tidak selalu alias musiman. Katanya sih sekitar bulan Januari-Februari yang paling ramai kupu-kupu. Karena alasan itulah, tempat ini dinamai Sungai Kupu-kupu. Sayangnya beberapa kali ke sini saya belum pernah menemukan kupu-kupu sangat banyak, sebanyak itu. Sungai kupu-kupu sudah masuk ke dalam paket trekking dua jam. Nah kalau tak ingin trekking, Sungai Kupu-kupu tidak terlalu sulit dijangkau kok.

Sungai kupu-kupu
Sungai kupu-kupu

 14. Air Terjun Gelugur

Semoga Jaka Tarup tidak datang dan mencuri selendang ketiga bidadari ini. :p
Semoga Jaka Tarup tidak datang dan mencuri selendang ketiga bidadari ini. :p

Air terjun cantik ini hanya bisa ditemukan kalau kamu melakukan tubbing menyusuri sungai. Air Terjun Gelugur adalah salah satu spot pemberhentian untuk menikmati air segar dan mengagumi keajaiban bentukan bebatuan yang ada di sekitar air terjun. Begitu berhenti dan turun dari perahu ban, kita akan berjalan melewati arus kecil yang mirip dengan muara sungai, sedikit lunak tanahnya, berpasir dan sepertinya tidak menjanjikan sesuatu yang berharga. Tapi tunggu sampai kamu mendengar suara air terjun dan melihat batuan sedimen memanjang yang menjadi pijakan menuju air terjun dan laguna kecil yang dibentuknya. Batuan sediman tersebut seperti teras dari semen yang sengaja dibangun. Warnanya abu gelap dan bermotif seperti kulit buaya. Sangat memberi kesan menarik. Pun air terjunnya yang melebar bukan meninggi sehingga seperti membentuk tirai. Cantik sekali. Airnya pun sangat jernih. Lagunanya juga tidak terlalu dalam. Aman dan nyaman untuk berenang-renang santai bersama teman-teman. Seperti sebuah kolam renang di dalam hutan.

Batuan sedimen yang terbentuk di sekitar sungai dan Air Terjun Gelugur. Motifnya seperti kulit buaya tapi berwarna abu gelap.
Batuan sedimen yang terbentuk di sekitar sungai dan Air Terjun Gelugur. Motifnya seperti kulit buaya tapi berwarna abu gelap.

 

15. Hot Spring

Berada di gugusan Bukit Barisan, tak heran kalau ada banyak tempat yang memiliki kandungan belerang atau air panas atau panas bumi di seputaran Sumatra, khususnya Sumatra Utara. Pun di Tangkahan, ada spot tertentu di aliran sungai yang mengeluarkan air panas. Panasnya hangat-hangat kuku karena bercampur dengan aliran air dingin.  Agak sulit memang untuk berenang ke tepiannya dan mendekat ke sumber air panasnya karena arus sungai menuju ke sana cukup deras. Kecuali untuk yang mahir sekali berenang.

Abang bule duduk sendirian di pinggiran sungai berair hangat.
Abang bule duduk sendirian di pinggiran sungai berair hangat.

Sudah cukup ‘kan alasan untuk berlibur ke Tangkahan?

2 thoughts on “15 Reasons Why You Should Go To Tangkahan!!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *